Kesenangan di musim panas dapat dengan cepat dirusak oleh terik matahari musim panas. Sinar ultraviolet (UV) matahari yang berbahaya hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk merusak kulit Anda. Kerusakan akibat sinar matahari merupakan risiko terbesar untuk kanker kulit , bentuk kanker yang paling umum di Amerika Serikat, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.
Untuk perlindungan matahari yang tepat, mulailah dengan memilih dan menggunakan tabir surya yang tepat . American Cancer Society (ACS) merekomendasikan penggunaan tabir surya berlabel “spektrum luas”, yang berarti tabir surya tersebut melindungi dari sinar UVA dan UVB, dengan faktor perlindungan matahari (SPF) 30 atau lebih tinggi. Pastikan untuk mengoleskan kembali tabir surya sepanjang hari, terutama jika Anda berkeringat berlebihan atau berenang.
Namun, melindungi diri dari efek buruk sinar matahari berarti lebih dari sekadar mengoleskan tabir surya pada kulit yang terbuka. Bagian tubuh lainnya juga perlu dilindungi. Baik saat bermain di taman, bersantai di pantai, atau sekadar bersantai di halaman belakang, ikuti daftar periksa dari ujung kepala hingga ujung kaki ini untuk memastikan Anda terlindungi dari ujung kepala hingga ujung kaki.
Mulai dari Atas
Karena paling sering terpapar sinar matahari, kepala, leher, wajah, dan lengan Anda adalah beberapa area yang paling umum untuk berkembangnya kanker kulit, menurut ACS. Yang lebih memprihatinkan: Penelitian telah menemukan bahwa melanoma, jenis kanker kulit yang paling berbahaya, bahkan lebih agresif dan fatal ketika dimulai di kepala atau leher dibandingkan dengan area lain di wajah atau tubuh, menurut American Academy of Dermatology (AAD). Pria yang lebih tua dengan paparan sinar matahari yang berkepanjangan sangat berisiko mengembangkan melanoma di kulit kepala atau leher mereka. Dengan atau tanpa rambut, kulit kepala Anda berisiko. Solusinya: kenakan topi bertepi lebar. Carilah topi dengan tenunan rapat atau faktor perlindungan ultraviolet (UPF) yang terpasang di kainnya.
Pelindung Wajah Anda
Mengoleskan tabir surya ke wajah Anda tampaknya merupakan tugas yang cukup mudah, tetapi apakah Anda ingat untuk mengoleskan tabir surya ke telinga Anda juga? Dan bagaimana dengan bibir Anda? Bibir seringkali terabaikan, tetapi tidak jarang, menjadi lokasi kanker sel basal dan skuamosa, dua kanker kulit paling umum yang terkait dengan paparan sinar matahari. Lindungi orang yang Anda cintai dengan pelembab bibir atau lipstik SPF.
Penting juga untuk mengingat mata Anda. Meskipun Anda tidak pernah menatap matahari secara langsung, sinar matahari dapat merusak mata Anda seiring waktu. Menurut American Academy of Ophthalmology, sinar UV dapat meningkatkan risiko katarak, pertumbuhan pada mata, dan bahkan kanker mata. Lindungi mata Anda dengan mengenakan kacamata hitam yang berlabel dapat memblokir 100 persen sinar UV.
Tutupi Apa yang Tertutup
Kulit Anda tidak harus terpapar sinar matahari agar rusak. Jika Anda dapat melihat cahaya melalui kain, sinar UV juga dapat mencapai kulit Anda , menurut ACS. Jika demikian, gunakan tabir surya di baliknya. Tenunan yang lebih rapat dan pakaian berwarna gelap memberikan perlindungan lebih baik daripada kain yang ditenun longgar dan warna yang lebih terang.
Berikan Cinta Pada Kakimu
Sebagian besar dari kita fokus pada bagian atas kaki kita. Tetapi kanker kulit juga dapat berkembang di bagian bawah kaki Anda, di antara jari-jari kaki Anda dan bahkan di bawah kuku kaki Anda, menurut American Podiatric Medical Association. Jadi oleskan tabir surya di sana juga. Sementara melanoma kaki jarang terjadi dan sebagian besar disebabkan oleh faktor-faktor lain (seperti virus atau sifat bawaan), AAD memperingatkan bahwa kerusakan UV yang berkepanjangan memang berperan . Pikirkan semua saat Anda mengekspos bagian bawah kaki Anda saat berbaring di pantai. Jangan lupa untuk mengoleskan tabir surya jika Anda mengenakan sandal atau sepatu jenis jala. Sinar UV masih dapat mencapai melalui tali dan jala.
Cara Lain untuk Mengalahkan Matahari
Melindungi diri dari sinar matahari tidak berarti hanya mengenakan pakaian atau tabir surya yang tepat — tetapi juga berarti menghindari sinar matahari saat teriknya. Carilah tempat teduh selama jam-jam puncak matahari, dari pukul 10 pagi hingga 4 sore. Jika Anda harus berada di luar, berjalanlah di sisi jalan yang teduh atau bawalah payung matahari. Makan di luar ruangan? Duduklah di bawah payung atau tunggu hingga larut malam.
Jangan lupakan perlindungan matahari pada hari berawan. Bahkan saat matahari tidak bersinar terang, sinar UV yang berbahaya masih dapat mencapai Anda, terutama di musim semi dan musim panas saat sinar matahari paling kuat . Itu tidak berarti Anda terbebas dari musim dingin — salju dapat memantulkan hingga 80 persen sinar UV matahari dan dapat menggandakan paparan UV, menurut Skin Cancer Foundation.