Cara Membantu Anak Anda Menemukan Keseimbangan dalam Waktu Bermain Layar

Waktu

Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak waktu di depan layar dapat menyebabkan banyak masalah, termasuk potensi masalah perilaku dan perhatian pada anak sekolah dasar, meningkatnya risiko depresi pada remaja, dan obesitas serta kondisi kesehatan fisik lainnya secara menyeluruh.

Namun, jika Anda menggali lebih dalam, Anda akan mengetahui bahwa banyak penelitian juga menemukan bahwa penggunaan media digital dapat membantu meningkatkan keterampilan penting , seperti literasi, multitasking, mengingat materi yang dipelajari, kemampuan bekerja dalam tim, dan mendelegasikan tanggung jawab. Dengan semakin bergantungnya dunia pada teknologi, anak-anak yang tidak belajar cara menavigasi dunia ini mungkin berisiko tertinggal.

Mengingat semua informasi yang saling bertentangan ini, apa yang harus dilakukan orang tua?

Penting untuk diingat bahwa, dalam hal waktu bermain gawai untuk anak-anak, tidak ada pendekatan yang cocok untuk semua orang. Teknologi, baik itu laptop, tablet, ponsel pintar, atau sistem permainan video, hanyalah sebuah alat. Dan seperti alat lainnya, manfaat dan risikonya bergantung pada cara penggunaannya.

Berikut adalah beberapa kiat untuk membantu Anda menentukan strategi terbaik untuk keluarga Anda.

Pertimbangkan usia dan tahapannya. American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar anak-anak yang berusia di bawah dua tahun menghindari media layar apa pun , kecuali obrolan video dengan orang tua atau orang terkasih lainnya, karena dapat mengganggu jenis interaksi langsung yang mereka butuhkan untuk mengembangkan berjalan, berbicara, membaca, dan keterampilan penting lainnya. Untuk anak-anak yang lebih besar, terutama siswa sekolah dasar dan pra remaja, AAP merekomendasikan untuk memantau aktivitas daring anak Anda dengan cermat seperti Anda memantau aktivitas di luar rumah yang mereka lakukan secara luring . Ketahui aplikasi dan game apa yang mereka gunakan—dan siapa yang mungkin berpartisipasi dalam aktivitas virtual tersebut bersama mereka.

Tunjukkan, jangan ceritakan. Meskipun mudah untuk merasa khawatir tentang penggunaan layar oleh anak Anda, orang tua sering kali tidak mempertimbangkan pesan yang mungkin disampaikan oleh interaksi mereka sendiri dengan teknologi. Jadilah contoh perilaku yang tepat dalam hal teknologi . Ingatlah bahwa anak-anak Anda belajar paling baik dengan memperhatikan Anda.

Tetapkan zona bebas teknologi. Setelah Anda mengenalkan layar pada anak Anda, mungkin Anda merasa tidak akan pernah bisa menjauhkannya dari layar. Itulah sebabnya AAP mengatakan sangat penting untuk memiliki zona bebas media . Anda dapat menjadikan waktu makan malam keluarga sebagai waktu bebas teknologi untuk semua orang—bahkan orang tua—dan menjauhkan televisi, konsol gim video, dan telepon pintar dari kamar tidur anak Anda untuk menghindari penggunaan berlebihan dan gangguan tidur .

Dorong kehidupan di luar internet. Bahkan orang dewasa pun paham betapa mudahnya tersesat di dunia virtual. AAP merekomendasikan agar orang tua menyediakan banyak waktu untuk “permainan tak terstruktur dan luring” guna merangsang aktivitas fisik, kreativitas, dan kenikmatan di alam terbuka.

Pantau penggunaan media sosial. Bersosialisasi merupakan bagian penting dari perkembangan remaja dan praremaja, dan meskipun media sosial dapat menjadi bagian penting dari itu, penting untuk memastikan bahwa media sosial bukanlah satu-satunya cara anak-anak Anda bersosialisasi. Ingatkan anak-anak Anda yang lebih besar bahwa hal-hal yang mereka bagikan saat ini di media sosial dapat secara permanen menjadi bagian dari jejak digital mereka —dan untuk keluar dari balik layar dan berkumpul dengan teman-teman kapan pun memungkinkan.

Kembangkan rencana teknologi untuk keluarga Anda. Penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang menetapkan (dan mempertahankan) batasan pada jumlah dan konten waktu layar dapat membantu anak-anak mereka berkembang , bahkan ketika batasan tersebut sangat bervariasi dari satu keluarga ke keluarga lainnya. Setiap anak dan setiap keluarga berbeda. Cari tahu rencana yang sesuai untuk Anda , revisi rencana tersebut saat anak Anda tumbuh dewasa, dan percayalah bahwa batasan tersebut dapat membantu menemukan jalan yang seimbang kedepannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *