Kesehatan adalah topik hangat akhir-akhir ini, jadi Anda mungkin akan terkejut mengetahui bahwa hanya satu dari sepuluh orang Amerika yang benar-benar menjalankan prinsip gizi paling dasar: makan lima buah dan/atau sayur setiap hari, yang juga dikenal sebagai “5-a-day”. Ini adalah masalah, karena para ahli gizi sepakat bahwa konsumsi buah dan sayur yang cukup adalah pilar gizi yang paling penting.
Mengapa buah dan sayur itu penting
Menurut American Heart Association , mengonsumsi buah dan sayur dapat mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan masalah kesehatan kronis lainnya. Buah dan sayur mengandung banyak serat , yang membantu pencernaan dan pengendalian berat badan. Buah dan sayur juga menyediakan berbagai zat gizi mikro (vitamin dan mineral), yang dibutuhkan tubuh kita agar berfungsi dengan baik.
Banyak dari zat gizi mikro ini juga merupakan antioksidan , yang membantu mengurangi kerusakan sel yang terjadi seiring bertambahnya usia.
Meskipun memasukkan lebih banyak hasil bumi ke dalam rutinitas harian Anda mungkin tampak menakutkan, hal itu tidak sesulit yang Anda kira. Berikut tiga cara mudah untuk memulainya.
Potong tagihan hasil bumi Anda
Buah-buahan dan sayur-sayuran penting, tetapi harganya juga mahal. Meskipun demikian, Anda dapat mengurangi tagihan belanja sayur-sayuran.
Saat Anda berbelanja produk segar, pilihlah produk lokal dan musiman. Produk-produk ini lebih murah karena tidak perlu menempuh perjalanan jauh atau disimpan dalam waktu lama. Akan lebih baik jika Anda berbelanja dengan pikiran terbuka, lalu pilih produk yang sedang diobral.
Buah dan sayur beku adalah pilihan terbaik lainnya. Sebagian besar dipetik saat musim dan dibekukan dengan cepat untuk menjaga rasa dan nutrisinya. Demikian pula, sayur kalengan, tanpa tambahan garam atau gula, memiliki kandungan nutrisi yang sama dengan sayur segar, tetapi lebih murah. Baik sayur beku maupun kalengan juga memiliki masa simpan yang lama. Tidak seperti produk segar, sayur kalengan tidak akan layu atau berjamur setelah seminggu disimpan di lemari es.
Menyelinap sayuran ke dalam hidangan lainnya
Jika Anda tidak menyukai salad hijau besar, ada banyak cara untuk memasukkan sayuran ke dalam hidangan lain.
Smoothie merupakan sumber buah yang baik, tetapi pertimbangkan untuk menambahkan secangkir bayam muda ke dalam blender Anda. Bayam muda akan menambah warna hijau dan nutrisi, tetapi rasanya tidak akan terasa.
Sup dan semur adalah tempat lain yang tepat untuk menambahkan lebih banyak sayuran. Jika Anda biasanya membuat sup dengan daging dan kentang, tambahkan wortel, bawang, dan seledri untuk menambah rasa dan segenggam atau dua genggam sayuran hijau di akhir (yang akan layu hingga hampir tidak ada).
Jika Anda ingin berkreasi, tambahkan sayuran cincang halus atau yang dihaluskan ke dalam hidangan yang biasanya tidak banyak mengandung sayuran. Menambahkan paprika dan jamur tumis ke dalam telur orak-arik akan sangat bermanfaat, dan menuangkan kembang kol atau labu butternut yang dihaluskan ke dalam lasagna atau makaroni dan keju adalah trik ramah anak yang tidak akan diperhatikan oleh siapa pun.
Ganti makanan ringan kemasan dengan produk pertanian
Camilan kemasan memang praktis, tetapi banyak yang tidak mengandung nutrisi. Jika Anda memiliki akses ke lemari es di kantor, belilah sayuran mentah dan hummus atau guacamole. Jika tidak, apel dan selai kacang bisa menjadi camilan yang lezat pada suhu ruangan.
Intinya? Melakukan upaya sadar untuk meningkatkan konsumsi buah dan sayur mungkin terasa seperti tantangan pada awalnya, tetapi, pada akhirnya, itu akan menjadi kebiasaan. Manfaat yang terbukti dari mengkonsumsi 5 buah dan sayur sehari lebih dari sepadan.