Anda telah menetapkan rutinitas kebugaran yang baik yang dapat Anda patuhi, tetapi kemudian tibalah saatnya untuk liburan. Anda gembira, karena siapa yang tidak suka liburan? Tetapi Anda juga khawatir akan meninggalkan latihan Anda saat Anda pergi. Sayangnya, kekhawatiran ini tidak salah: Sebuah studi dari jurnal Physiology & Behavior menemukan bahwa orang dewasa cenderung bertambah berat badan hampir satu pon saat liburan kenaikan berat badan yang masih ada enam minggu setelah liburan. Kabar baiknya adalah Anda benar-benar dapat beristirahat dari kesibukan sehari-hari sambil tetap menyediakan waktu untuk berolahraga.
Berpikir secara berbeda, membuat perencanaan ke depan dan bersikap fleksibel akan membantu Anda lebih berhasil dalam usaha Anda.
Periksa pola pikir Anda tentang berolahraga saat liburan
Pertama, lakukan evaluasi cepat terhadap pola pikir Anda tentang berolahraga saat liburan. Apakah olahraga benar-benar salah satu hal yang ingin Anda hindari, atau apakah itu bagian menyenangkan dari kehidupan sehari-hari yang ingin Anda prioritaskan saat liburan?
Sikap Anda terhadap olahraga saat liburan itu penting. Tidak ada yang salah dengan menikmati waktu istirahat fisik dan membiarkan tubuh Anda pulih (terutama bagi atlet yang serius), tetapi putuskan sebelum Anda pergi berlibur apakah itu prioritas bagi Anda atau tidak. Anda akan lebih berhasil dalam menyisihkan waktu untuk berolahraga jika Anda siap secara mental.
Meneliti fasilitas kebugaran
Cukup mudah untuk mengecek secara online apakah hotel Anda memiliki pusat kebugaran. Jika ada gambarnya, apakah itu terlihat seperti satu treadmill yang tersangkut di sudut, atau apakah itu benar-benar pusat kebugaran? Jika sulit untuk memastikannya, hubungi hotel dan tanyakan tentang fasilitas latihan di lokasi. Jika tidak ada pusat kebugaran, atau Anda menginap di Airbnb atau properti serupa, tanyakan kepada tuan rumah tentang pusat kebugaran terdekat atau lakukan pencarian pusat kebugaran atau studio di Google Maps. Anda dapat memeriksa ulasan di situs-situs seperti Tripadvisor, Yelp, dan lainnya. Jika Anda menemukan tempat yang menjanjikan, hubungi pusat kebugaran atau studio tersebut dan tanyakan tentang tiket harian atau mingguan (tiket ini mungkin tidak diiklankan di situs mereka). Anda juga bisa berolahraga di luar ruangan secara gratis dengan mencari taman terdekat dengan jalur lari atau lintasan lari.
Tetapkan jadwal latihan
Anda memiliki peluang lebih baik untuk tetap berpegang pada tujuan latihan Anda jika Anda membuat rencana khusus. Apakah Anda akan berolahraga di pagi hari sebelum orang lain bangun? Apakah Anda akan bekerja sama dengan pasangan dan pergi ke pusat kebugaran saat si kecil tidur siang? Apakah Anda akan berlari di pantai? Tuliskan jadwal latihan yang diusulkan di kalender Anda, dan jika Anda bepergian dengan keluarga atau teman, beri tahu mereka juga. Jika Anda memiliki dukungan di sekitar Anda, kemungkinan besar Anda akan tetap melakukannya.
Carilah cara-cara kreatif untuk menyisipkan aktivitas
Selain latihan terstruktur, ada banyak cara untuk tetap aktif selama liburan, tergantung pada tujuan Anda.
- Lihatlah jalur pendakian lokal
- Sewa sepeda
- Ikuti tur jalan kaki dengan pemandu mandiri (jadi Anda dapat berjalan lebih cepat daripada tur berpemandu)
- Ikuti turlari (lihat Go Running Tours atau City Running Tours )
- Cobalah berdiri di atas papan dayung atau berkano
- Jika suatu tujuan dapat dicapai dengan berjalan kaki, pertimbangkan untuk berjalan kaki alih-alih berkendara
Dengan sedikit kreativitas dan perencanaan, sangat mungkin untuk menikmati waktu luang Anda sambil melakukan latihan berkualitas mungkin bahkan sambil menikmati pemandangan.