Makan dengan baik adalah kunci untuk tubuh yang kuat dan hidup yang sehat, berapa pun usia atau status kesehatan Anda. Namun, pola makan yang seimbang bahkan lebih penting lagi, ketika Anda hidup dengan asma . Menurut American Lung Association, makanan yang membutuhkan lebih banyak oksigen untuk metabolisme dan menghasilkan lebih banyak karbon dioksida dapat membuat pernapasan lebih sulit bagi penderita asma. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa makanan dengan sifat anti-inflamasi dapat meningkatkan pernapasan Anda dan bahkan membantu Anda menurunkan berat badan.

Makanan yang Membantu Asma

Meskipun tidak ada diet yang dapat menyembuhkan asma, makanan tertentu dapat mendukung pernapasan yang lebih baik dan mengurangi gejala Anda.

  • Makanan yang kaya vitamin D. Orang yang menderita asma dan alergi diketahui memiliki kadar vitamin D yang rendah . Vitamin D memiliki efek antibakteri, antivirus, dan antiradang yang dapat membantu mencegah serangan asma pada orang dengan asma ringan hingga sedang . Cari sumber vitamin D yang bebas susu (seperti jamur portobello) dan minuman yang diperkaya (seperti susu kedelai, susu almond, dan jus jeruk), karena para peneliti menemukan bahwa susu dapat menyebabkan asma .
  • Makanan yang kaya akan vitamin E. Tokoferol, zat kimia yang ditemukan dalam vitamin E, dapat mengurangi gejala asma seperti batuk atau mengi. Sumber vitamin E yang baik meliputi minyak sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.
  • Makanan yang kaya magnesium. Menambahkan magnesium ke dalam makanan Anda dapat membantu merelaksasi otot polos bronkiolus . Anda bisa mendapatkan magnesium dari alpukat, kacang-kacangan, tahu, dan biji-bijian utuh seperti beras merah.
  • Ikan dan sumber omega-3 lainnya. Asam lemak (seperti yang ditemukan pada ikan) dapat melindungi terhadap asma . Ikan salmon, sarden, makarel, dan tiram mengandung banyak omega-3 yang menyehatkan. Jika Anda tidak menyukai makanan laut, sumber omega-3 yang kuat lainnya adalah rumput laut, biji chia, dan telur.

Makanan yang Harus Dihindari Jika Anda Menderita Asma

Berusahalah semaksimal mungkin untuk menjauhi makanan berikut karena dapat memperburuk gejala asma atau dapat memicu serangan asma.

  • Sulfit. Umumnya ditemukan dalam buah kering dan makanan yang diawetkan, sulfit dapat memicu asma pada mereka yang memiliki gejala sedang hingga berat . Zat aditif makanan ini juga ditemukan dalam anggur merah, bir, udang, dan banyak bumbu.
  • Makanan asin. Anak-anak yang mengonsumsi makanan cepat saji memiliki kemungkinan 40 persen lebih besar untuk mengalami gejala asma dibandingkan dengan anak-anak yang hanya sesekali atau tidak pernah mengonsumsi makanan cepat saji. Makanan cepat saji mengandung konsentrasi natrium yang lebih tinggi (serta asam lemak jenuh, asam lemak trans, dan karbohidrat) yang dapat menyebabkan reaksi imun. Mengonsumsi camilan asin juga dikaitkan dengan serangan asma yang sering .
  • Minuman manis. Gejala asma memburuk dengan konsumsi soda secara teratur . Para ilmuwan berteori bahwa sirup jagung fruktosa tinggi dalam jumlah besar (biasanya ditemukan dalam minuman berkarbonasi) memicu peradangan dan produksi lendir , yang berkontribusi terhadap asma. Minuman manis seperti jus apel atau minuman yang dimaniskan dengan sirup jagung fruktosa tinggi juga menyebabkan lebih banyak kasus asma.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *