Akhir Agustus telah tiba, dan itu berarti anak Anda bersemangat (dan mungkin sedikit gugup) untuk kembali ke sekolah. Kembalinya anak ke sekolah dapat menandai peristiwa tahunan lainnya di sebagian besar rumah tangga — datangnya musim dingin dan flu.
Jika anak Anda tampaknya selalu sakit di musim gugur, Anda mungkin benar. Anak-anak biasanya terserang pilek enam hingga 10 kali dalam setahun . Pilek paling sering terjadi di musim gugur dan musim dingin, saat anak-anak berada di dalam ruangan dan terpapar lebih banyak kuman.
Demikian pula, penyakit yang ditularkan melalui virus lainnya seperti flu dan COVID-19 menyebar lebih mudah di dalam ruangan, terutama saat anak-anak melakukan kontak dekat satu sama lain. (Dan jujur saja, anak-anak tidak selalu pandai menutup bersin atau menutup tangan mereka sendiri.)
Anda tidak dapat mencegah setiap batuk atau pilek, tetapi berikut adalah beberapa strategi untuk menjaga anak Anda tetap sehat semampunya di tahun ajaran ini.
Tetap Berikan Vaksinasi pada Anak Anda
Bicaralah dengan dokter anak Anda tentang vaksin apa yang dibutuhkan anak Anda — dan kapan. American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar anak-anak berusia di atas enam bulan mendapatkan suntikan flu tahunan untuk melindungi diri dari influenza, yang lebih serius daripada flu biasa. Dokter anak Anda juga dapat memberi Anda informasi terkini tentang vaksin COVID-19, dan kapan vaksin itu tepat untuk anak Anda.
Penting juga untuk selalu mengikuti jadwal vaksinasi rutin anak Anda, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) . Vaksin membantu melindungi anak Anda dari penyakit umum pada anak-anak seperti campak, gondongan, dan cacar air.
Perkuat Kebiasaan Tidur yang Baik
Tidur yang baik membantu kekebalan tubuh anak, karena tubuh beristirahat dan beregenerasi. Selama tidur, tubuh memproduksi protein yang melawan infeksi dan mengurangi peradangan, menurut Cleveland Clinic . Aturan praktis yang baik adalah bahwa anak-anak berusia antara tiga dan lima tahun membutuhkan antara 10 dan 13 jam tidur setiap malam; mereka yang berusia enam hingga 12 tahun membutuhkan sembilan hingga 12 jam; dan remaja membutuhkan delapan hingga 10 jam.
Kembali ke Pola Makan Sehat
Jika menu musim panas anak Anda lebih banyak berisi makanan manis daripada buah dan sayur, sekarang saatnya kembali ke pola makan sehat. Menurut Harvard Medical School , pola makan seimbang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak Anda, membantu mereka melawan kuman.
Usahakan untuk mengisi setengah piring anak Anda dengan buah dan sayuran, lalu tambahkan biji-bijian utuh dan protein rendah lemak. Makanan yang mengandung kalsium (seperti yogurt tawar) dan lemak sehat (seperti minyak zaitun) penting. Memang tidak mudah, tetapi cobalah untuk membatasi asupan gula anak Anda dengan sesekali makan kue atau es krim.
Yang terbaik bagi anak Anda adalah mendapatkan nutrisi melalui diet yang seimbang, tetapi bicarakan dengan dokter anak Anda tentang kemungkinan menambahkan vitamin atau suplemen lain jika anak Anda sangat pilih-pilih makanan.
Tinjau Teknik Mencuci Tangan Anak Anda
Ada alasan kuat untuk memastikan anak Anda mencuci tangan dengan benar. Menurut Klinik Cleveland, 80% infeksi menyebar melalui sentuhan. Mencuci tangan dengan air hangat dan sabun menghilangkan bakteri dan virus yang menyebabkan pilek, flu, dan infeksi paru-paru .
Dua puluh detik adalah waktu yang tepat untuk mencuci tangan agar kuman hilang. Untuk anak Anda, itu sama saja dengan menyanyikan “Lagu ABC” sekali saja.
Mengurangi Stres
Anak-anak akan tumbuh dengan baik jika mereka memiliki lingkungan rumah yang stabil dan rutinitas yang dapat diprediksi. Merasa stres justru dapat menurunkan kemampuan anak untuk melawan kuman .
Karena periode kembali ke sekolah bisa menjadi masa yang menegangkan bagi anak-anak, lakukan yang terbaik untuk menyediakan lingkungan yang tenang dan nyaman di rumah. Mulailah membiasakan diri dengan rutinitas sekolah beberapa minggu sebelumnya (tidak ada lagi malam-malam di musim panas) dan bicarakan tentang apa yang akan terjadi di sekolah. Berikan anak Anda kegiatan yang dapat menghilangkan stres seperti jalan-jalan di luar, pergi ke taman bermain, dan waktu untuk bermain sendiri tanpa merasa terburu-buru.