Bahasa memegang peranan penting dalam pemahaman dan kesadaran akan lingkungan. Oleh karena itu, kami telah membuat kamus kata kunci untuk lebih memahami tantangan dan konsep utama dalam bidang lingkungan.
Perubahan iklim
Perubahan iklim mengacu pada peningkatan suhu rata-rata Bumi akibat aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil. Hal ini berdampak signifikan pada pola cuaca, ekosistem, dan kehidupan di planet ini.
Jejak karbon
Jejak karbon merupakan jumlah total gas rumah kaca yang dikeluarkan oleh orang, organisasi, atau acara tertentu. Jejak karbon mengukur kontribusi individu atau kolektif terhadap perubahan iklim.
Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah berbagai bentuk kehidupan di Bumi, mulai dari tumbuhan dan hewan hingga mikroorganisme. Menjaga keanekaragaman hayati sangat penting bagi keseimbangan fungsi ekosistem.
Penggundulan hutan
Deforestasi mengacu pada penebangan atau degradasi hutan, biasanya karena pertanian, penebangan, atau pembangunan perkotaan. Hal ini berdampak negatif pada keanekaragaman hayati dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.
Energi terbarukan
Energi terbarukan berasal dari sumber alami dan dapat diperbarui dengan cepat, seperti tenaga surya, angin, hidroelektrik, dan panas bumi. Sumber-sumber ini lebih bersih dan lebih berkelanjutan daripada bahan bakar fosil.
Pembangunan berkelanjutan
Pembangunan berkelanjutan berupaya memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Pembangunan berkelanjutan berupaya mencapai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan pelestarian lingkungan.
Daur Ulang
Daur ulang melibatkan transformasi bahan bekas menjadi produk baru. Daur ulang membantu mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir, melestarikan sumber daya alam, dan mengurangi polusi.
Polusi
Polusi mengacu pada masuknya zat atau agen berbahaya ke lingkungan, seperti udara, air, atau tanah. Hal ini dapat berdampak buruk pada makhluk hidup dan ekosistem.
Keberlanjutan
Keberlanjutan berarti penggunaan sumber daya alam secara bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kebutuhan generasi mendatang. Keberlanjutan mengupayakan keseimbangan antara dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Ekologi
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dan lingkungannya. Ilmu ini meneliti bagaimana makhluk hidup berhubungan satu sama lain dan dengan habitatnya.
Ekosistem
Ekosistem adalah komunitas makhluk hidup (tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme) yang berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan fisik tempat mereka tinggal. Contoh ekosistem meliputi hutan, lautan, sungai, dan gurun.
Penggurunan
Penggurunan adalah proses di mana lahan subur menjadi gersang, umumnya karena penggunaan lahan yang tidak memadai, perubahan iklim, dan penggundulan hutan. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya keanekaragaman hayati dan degradasi tanah.
Kehabisan sumber daya
Penipisan sumber daya mengacu pada penggunaan sumber daya alam yang berlebihan atau tidak berkelanjutan, seperti air, bahan bakar fosil, dan mineral. Hal ini menimbulkan tantangan bagi generasi mendatang dan kesehatan planet ini.
Ketahanan iklim
Ketahanan iklim adalah kemampuan sistem alam dan manusia untuk beradaptasi dan pulih dari dampak perubahan iklim. Ketahanan iklim melibatkan perencanaan dan penerapan langkah-langkah untuk mengurangi kerentanan terhadap peristiwa iklim ekstrem.
Polutan organik persisten (POPs)
POP adalah bahan kimia beracun yang tidak mudah terurai di lingkungan dan dapat terakumulasi dalam jaringan organisme hidup. Kontaminan ini menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
Pengasaman laut
Pengasaman laut adalah peningkatan pH asam di lautan akibat penyerapan karbon dioksida. Hal ini berdampak negatif pada ekosistem laut, terutama karang dan organisme laut lainnya yang memiliki cangkang atau rangka kalsium karbonat.
Limbah berbahaya
Limbah berbahaya adalah bahan yang menimbulkan risiko signifikan terhadap kesehatan manusia atau lingkungan karena sifatnya yang korosif, mudah terbakar, beracun, atau reaktif. Pembuangan yang tepat sangat penting untuk mencegah kontaminasi.
Pemanasan global
Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata Bumi akibat akumulasi gas rumah kaca di atmosfer. Hal ini berdampak negatif pada ekosistem, pola cuaca, dan kehidupan secara umum.
Cagar alam
Cagar alam adalah kawasan yang ditetapkan dan dilindungi untuk melestarikan keanekaragaman hayati, ekosistem, dan sumber daya alam. Kawasan ini berperan penting dalam pelestarian satwa liar dan habitat yang terancam punah.
Polusi udara
Polusi udara mengacu pada keberadaan zat-zat berbahaya di atmosfer, seperti partikel halus, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida. Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk pada kesehatan manusia dan lingkungan secara umum.
Energi nuklir
Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan dari fisi atau fusi atom dalam reaktor nuklir. Meskipun dapat menjadi sumber energi yang kuat, energi ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan dan pengelolaan limbah radioaktif.
Konservasi
Konservasi mengacu pada perlindungan dan pelestarian sumber daya alam, ekosistem, dan spesies. Konservasi mencakup langkah-langkah seperti pengelolaan kawasan lindung yang tepat dan penerapan praktik berkelanjutan.
Lubang ozon
Lubang ozon adalah penurunan signifikan pada lapisan ozon di atmosfer, terutama di atas Antartika. Hal ini memungkinkan masuknya sejumlah besar radiasi ultraviolet dari matahari yang berbahaya, sehingga meningkatkan risiko kerusakan pada kesehatan dan lingkungan.
Permakultur
Permakultur adalah pendekatan desain yang berupaya menciptakan sistem berkelanjutan yang meniru pola yang ditemukan di alam. Pendekatan ini didasarkan pada prinsip-prinsip seperti penggunaan sumber daya yang efisien, keanekaragaman, dan interkoneksi elemen.