Aktris dan pendiri Goop, Gwyneth Paltrow, sekali lagi membagikan perspektif jujurnya tentang kesehatan mental selama sesi Tanya Jawab (Ask Me Anything/AMA) di Instagram Stories -nya pada hari Rabu, 21 Januari 2026.
Menanggapi pertanyaan penggemar tentang cara mengatasi kecemasan, bintang “Iron Man” itu memberikan jawaban yang cukup unik namun bermakna. Paltrow mengakui bahwa meskipun ia tidak dapat sepenuhnya menghindari perasaan cemas, ia mencoba menguranginya dengan teknik pernapasan dalam, berjalan kaki, dan bahkan berteriak di semak-
sebagai bentuk pelepasan emosi.
Selain teknik-teknik fisik tersebut, Paltrow juga menekankan pentingnya rasa syukur dan bersikap baik kepada diri sendiri.
Dalam sesi yang sama, ia juga berbicara secara terbuka tentang kelelahan mental atau burnout yang sedang dialaminya. Menurutnya, tahun ini ia bertekad untuk memprioritaskan kualitas tidur dan menetapkan batasan yang lebih tegas antara waktu kerja dan kehidupan pribadi untuk memulihkan sistem sarafnya, yang telah terganggu oleh pengawasan publik yang intens selama bertahun-tahun.
Aktris berusia 53 tahun itu juga menyinggung faktor fisiologis yang memengaruhi kesehatan mentalnya.
Paltrow menduga bahwa kecemasan yang dialaminya saat ini juga dipengaruhi oleh perubahan hormonal atau menopause, khususnya dominasi estrogen, yang dapat memicu kecemasan berlebihan. Ia merasa sistem sarafnya sering terasa “rapuh” karena terpapar opini publik dan energi negatif yang menyertainya, sehingga ia sekarang aktif bekerja sama dengan terapis spesialis sistem saraf untuk mengatasinya.
Di akhir pernyataannya, Paltrow menyampaikan bahwa dukungan keluarga, terutama dari suami dan anak-anaknya, telah menjadi sumber penyembuhan yang luar biasa baginya.
Melalui keterbukaan ini, ia berharap orang lain yang juga bergumul dengan masalah serupa tidak merasa sendirian dan cukup berani untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan. Pengakuan jujur Paltrow mendapat banyak tanggapan positif dari netizen yang merasa terwakili oleh tantangan kesehatan mental yang dihadapinya.
