Asma adalah kondisi yang menyebabkan saluran yang membawa udara masuk dan keluar paru-paru terkadang menyempit dan meradang. Jika ini terjadi, Anda mungkin akan batuk, mengi, atau merasakan nyeri dada atau sesak.

Serangan asma terjadi ketika gejala-gejala ini memburuk, sering kali akibat paparan pemicu, seperti asap rokok atau olahraga .

Untuk membantu mencegah serangan asma, pelajari lebih lanjut tentang pemicu asma yang umum — dan cara menghindarinya.

Pilek dan flu

Infeksi saluran pernapasan atas seperti pilek, flu, dan virus pernapasan syncytial (RSV) dapat memicu serangan asma. Pertahanan terbaik Anda adalah mencegah infeksi saluran pernapasan sebisa mungkin. Dapatkan suntikan flu tahunan, dan ambil langkah-langkah untuk melindungi diri Anda dari pilek dan flu. Ini termasuk yang berikut:

  • Mencuci tangan secara teratur
  • Mendisinfeksi permukaan — termasuk ponsel Anda — secara teratur
  • Melengkapi dengan Vitamin D
  • Tidur yang cukup
  • Mengonsumsi makanan yang sehat

Asap tembakau

Asap rokok mengiritasi paru-paru dan diketahui dapat memicu serangan asma. Selain itu, merokok dapat membuat Anda lebih rentan terkena asma. Menurut American Lung Association , 17% orang dewasa AS yang menderita asma adalah perokok, sementara hanya 13,7% orang dewasa AS yang tidak menderita asma adalah perokok.

Jika Anda seorang perokok yang menderita asma, hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk diri sendiri — dan orang-orang yang Anda sayangi — adalah berhenti merokok .

Namun, berhenti merokok saja tidak cukup. Asap rokok tidak aman bagi semua orang, tetapi khususnya bagi penderita asma. Jika ada orang di rumah Anda yang merokok, dorong mereka untuk berhenti — atau minta mereka untuk merokok di luar, jauh dari jendela yang terbuka.

Polusi udara luar ruangan

Polusi udara luar ruangan berasal dari banyak sumber — mulai dari gas buang mobil dan emisi pembangkit listrik hingga kebakaran hutan dan tungku pembakaran kayu.

Jumlah pasti berbagai polutan (terutama ozon permukaan tanah dan partikulat) bervariasi dari jam ke jam dan hari ke hari, tergantung pada berbagai faktor, termasuk suhu dan pola cuaca.

Jika Anda ingin berolahraga di luar ruangan, pastikan untuk memeriksa kualitas udara di daerah Anda dan buat rencana yang tepat .

Alergi

Hal-hal seperti tungau debu, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan belum tentu menjadi pemicu asma, tetapi bisa jadi pemicu jika Anda memiliki alergi terhadap salah satu dari hal-hal tersebut. Meskipun Anda tidak ingin membuang waktu dan uang untuk menghindari alergen sehari-hari ini, usaha ekstra tersebut akan sepadan jika Anda benar-benar memiliki alergi.

Langkah-langkah yang perlu Anda ambil bergantung pada jenis alergi yang Anda miliki. Misalnya, jika Anda memiliki alergi tungau debu , Anda dapat melakukan hal berikut:

  • Tutupi kasur dan bantal Anda dengan penutup antidebu
  • Cuci perlengkapan tidur Anda secara teratur dengan air panas
  • Jalankan dehumidifier untuk menjaga kelembapan rumah Anda di bawah 60% (tungau debu berkembang biak di lingkungan lembab)

Jika Anda alergi terhadap serbuk sari, Anda dapat mengambil langkah-langkah berikut untuk mengendalikan alergi musim semi dan musim gugur :

Jika Anda alergi terhadap serbuk sari, Anda dapat mengambil langkah-langkah berikut untuk mengendalikan alergi musim semi dan musim gugur :

  • Tutuplah jendela Anda selama musim serbuk sari puncak
  • Rencanakan aktivitas luar ruangan Anda pada waktu-waktu ketika jumlah serbuk sari lebih rendah
  • Ganti pakaian Anda setelah beraktivitas di luar ruangan

Jika Anda tidak yakin apakah Anda memiliki alergi, temui dokter spesialis alergi untuk pengujian dan diagnosis yang tepat.

Cetakan

Tidak seperti alergen umum lainnya, jamur dapat memicu serangan asma, baik Anda memiliki alergi jamur atau tidak. Ini berarti bahwa setiap orang di rumah Anda yang menderita asma harus mengambil langkah-langkah untuk mengurangi jamur di rumah. Karena jamur tumbuh subur pada kelembapan, mengurangi kelembapan di udara dan permukaan adalah kunci untuk memeranginya. Berikut caranya:

  • Bila kelembapan melebihi 50%, nyalakan dehumidifier atau AC
  • Segera perbaiki wastafel, toilet, atau mesin cuci yang bocor untuk mencegah penumpukan kelembapan di dalam dinding dan di bawah lantai
  • Jika Anda menemukan jamur pada dinding, langit-langit, atau permukaan, segera bersihkan dengan menggosoknya menggunakan air dan deterjen, lalu keringkan secara menyeluruh
  • Nyalakan kipas angin atau buka jendela setiap kali Anda mandi — dan jangan matikan kipas angin atau menutup jendela sampai kelembapan di kamar mandi kembali normal

Meskipun Anda tidak dapat mengubah fakta bahwa Anda menderita asma, mengetahui pemicunya — dan menghindarinya sebisa mungkin — dapat membantu Anda menjalani kehidupan yang lebih bahagia, lebih sehat, dan lebih aktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *