Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Lindungi Lingkungan dan Lindungi Kesehatan Kita

Lingkungan

Hari ini adalah Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Setiap tahun, jutaan orang di seluruh dunia menderita karena lingkungan yang tercemar. Jumlah orang yang meninggal dunia cukup signifikan. Selain itu, risiko lingkungan menyebabkan kita kehilangan kehidupan yang sehat.

India berada di peringkat kelima di antara negara-negara dengan polusi tertinggi di dunia menurut Laporan Kualitas Udara Dunia tahun 2021. Penyakit jantung, pernapasan, stroke, dan kanker semuanya disebabkan oleh polutan yang sama. Selain itu, air yang terkontaminasi, sanitasi yang tidak memadai, dan kebisingan merupakan faktor risiko lingkungan lainnya.

Kesehatan lingkungan dan manusia

Menurut WHO, perubahan dalam cara konsumsi, dan promosi praktik sehat dalam energi, transportasi, perumahan, pengelolaan perkotaan, dan pertanian, merupakan peluang yang berarti.

Mereka menambahkan bahwa masyarakat berpenghasilan rendah cenderung tinggal di lokasi dan air yang tercemar. Akibatnya, anak-anak dan ibu hamil lebih rentan terhadap masalah kesehatan terkait polusi.

Polutan lingkungan harus dilacak untuk menentukan di mana dan bagaimana individu terpapar. Selain itu, banyak masalah kesehatan dan kematian utama dapat dihindari. Kita memerlukan tindakan, undang-undang, dan kebijakan untuk mengurangi polusi dan perubahan iklim.

Lingkungan dan kesehatan mental

Udara dan air bersih, sanitasi dan ruang terbuka hijau, serta tempat kerja yang aman dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan menurunkan angka kematian dan kesakitan serta mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan produktivitas mental.

Apa yang dapat kita lakukan?

Berinvestasi dalam keberlanjutan lingkungan dapat berfungsi sebagai kesehatan dan kesejahteraan manusia.

Menurut penelitian terbaru UNEP, udara yang kita hirup, makanan yang kita makan, air yang kita minum, dan ekosistem yang menopang kita—adalah penyebab seperempat penyakit global.

Lingkungan yang sehat diperlukan untuk menikmati hak asasi manusia yang fundamental. Hak untuk hidup, kesehatan, air, makanan, kebersihan, dan kualitas hidup yang baik.

Polusi udara merupakan ancaman kesehatan lingkungan paling serius di dunia. Sekitar 7 juta orang meninggal setiap hari karena terpapar kualitas udara yang buruk sehingga memerlukan isolasi.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang disarankan oleh WHO yang dapat diambil:

1. Memimpin transformasi besar untuk energi, kesehatan, dan lingkungan.

2. Memastikan pengembangan informasi dan distribusi penelitian serta pemantauan bahaya kesehatan dan perubahan penerapan solusi.

3. Mendukung prosedur peningkatan kapasitas dan peningkatan skala di tingkat negara.

4. Membangun kemampuan tanggap darurat jika terjadi insiden lingkungan.

5. Menyediakan layanan kesehatan lingkungan yang relevan dan pedoman kesehatan dan keselamatan kerja.

Berapa biaya kesehatan kita?

Mereka memperkirakan kerusakan lingkungan akan menyebabkan 174-234 kali lipat jumlah kematian dini. Selain itu, dampak buruk pada orang miskin, muda, tua, dan wanita juga bervariasi.

Ebola, Zika, MERS, SARS, Marburg… dan seterusnya. Setiap empat bulan, penyakit zoonosis baru berpindah dari hewan ke manusia. Penyakit-penyakit ini dapat mengendalikan ekosistem sehat yang penting untuk mencegah atau mengurangi penyebarannya. Oleh karena itu, investasi dalam pengawasan satwa liar, ternak, dan kesehatan manusia merupakan kebutuhan yang sangat penting.

Bagaimana kesehatan lingkungan memengaruhi keuangan?

Risiko kesehatan yang saling terkait menghabiskan biaya rata-rata 5-10% dari PDB, dengan polusi udara yang berdampak sangat besar. Oleh karena itu, berinvestasi dalam kualitas lingkungan dapat menguntungkan kesehatan dan kesejahteraan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *